Tampilkan postingan dengan label My Diary. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Diary. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Mei 2013

Hidup sebebas burung yang terbang kemana pun dia mau memanglah menyenangkan, tapi kebebasannya bisa membuatnya terjerat pada jerat yang terpasang tanpa diketahuinya, atau pada kesenangan orang lain dalam memburunya.

Ada banyak hal yang ternyata, ga harus semau dan sesuka kita bahkan terlalu sering yang kita lakukan, adalah hal yang seakan kita tahu  atau lebih tahu banyak namun kenyataannya, kita tidak tahu apa apa melainkan hanya sebuah tekad atas nama kebebasan.

Menjaga diri dari sebuah kebebasan, maka orang akan berbicara aturan dan hukum yang ada yang bisa membatasinya, namun tetap saja banyak yang melanggar dan tidak mematuhinya.

kebebasan, adalah hak yang dimiliki semua orang tapi tidak semua bisa memahami arti kebebasan itu secara benar dalam hidupnya. Pada dasarnya, kebebasan itu mempunyai tanggung jawab dan tak hanya sekedar sebuah hak.

Hiduplah sebebas burung, tapi janganlah lupa ketika semua yang terjadi yg disebabkan oleh kebebasan itu, adalah hal yang harus berani dipertanggung jawabkan sebagaimana kita berani bertindak bebas.

Bertindaklah sebebas yang kita mau, tapi pahamilah setiap tindakan kita, agar kita tidak hanya menyesalinya tapi kita menyadarinya ketika semua yang kita lakukan itu adalah sebuah tindakan yang punya resiko.

Hidup ini tak hanya sekedar berani berbuat/bebas dan berani bertanggung jawab, tapi sudahkah kebebasan mu membuat mu terjaga dan tersadar dari perilaku dan pola pikir kita tentang kehidupan yang masih harus kita jalani, putuskan dan nikmati??

Pertanyaan ini, berkali kali saya dengarkan dan jawaban terbanyak adalah memilih untuk dicintai.
apa ada yang salah dengan mencintai ????
Tidak ada yang salah dengan kata mencintai, tapi realitanya manusia lebih memilih dicintai daripada mencintai. Membuktikan manusia membutuhkan kasih sayang dalam hidupnya.
Sekuat apapun manusia itu, dirinya tetaplah rapuh dan mendambakan kasih sayang dalam hidupnya.
Tidak salah, ketika kita ingin dicintai dan itu manusiawi.

Namun, seringlah saya mendengar.....manusia lebih memilih untuk dicintai karena lelah dan sakit hati atau kecewa yang dirasanya karena cinta yang tak berbalas.
Inilah yang seringkali, sulit bagi orang untuk bisa salingmencintai.

UNtuk saya secara pribadi, saya lebih memilh untk mencintai dari pada mencintai,sekalipun cinta itu tidak berbalas. Karena kalo saya hanya mengejar cinta yang berbalas, maka bagi saya....sama halnya saya hanya ingin dicintai. Saya percaya, ketika kita memilih untuk mencintai, maka hidup ini akan selalu memberikan warna tersendiri.

Mencintai itu emang tidak muda, tapi mencintai itu akan mengajarkan kita tentang sebuah ketulusan akan kasih.

Sebagaiamana ALLAH mencintai umat-NYA, sampai IA rela mengorbankan diri-NYA hanya karena kasih-NYA kepada manusia yang dicintai-NYA. IA tak berharap manusia mencintainya tapi IA menginginkan agar manusia yang dikasihi-NYA bisa diselamatkan.


Ketika kita mencintai, kita sedang menumbuhkan rasa cinta yang menyadarkan betapa cinta itu tidak EGOIS, sehingga hanya berharap ingin dicintai dan tak berharap untuk mencintai.

Belajarlah untuk mencintai, sekalipun yang kita rasakan adalah cinta yang tak berbalas, tapi yakinlah dalam hati mu, saat kita mencintai, kita sedang menumbuhkan cinta yang hilang dalam hidup seseorang0orang orang yang sedang kita cintai.

Rabu, 02 Mei 2012

Lama juga tidak menulis, rasa kangen.
Ada banyak hal yang terlintas di pikiran dan rasanya ingin dishare, hanya satu kejelekan saya,saya terlalu santai dan melewatkan semua ide yang ada.

Memang hal yang paling sulit adalah menaklukkan diri sendiri.
Memang sih aku bukanlah penulis yang mempelajari sesuatu tapi aku hanya suka saja menuangkan sesuatu lewat tulisan. Rasanya ketika dapat mehulis sesuatu, ada kebahagiaan tersendiri.
Pernah terbesit untuk menjadi penulis,tapi hanya sebatas pemikiran yang berlalu begitu saja, akrena sampai sekarang saya tidak pernah ada keinginan kuat untuk mewujudkannya bahkan mempelajari sedikitnya tentang menulis.

Senin, 24 Oktober 2011

Pagi itu, Sabtu 22 Oktober 2011,Jam 06.30 saya terbangun lagi,bukan karena Jam wekker yg sudah saya matikan tapi tangan kiri saya yang tiba2 terasa sakit. Sekitar 10 menit,rasa sakit itu barulah hilang, dan saya segera mempersiapkan diri karena pagi itu saya akan mengantarkan 2 keponakan saya bersekolah.

Berangkatlah pagi itu dengan tidak ada perasaan buruk dan menjadi tujuan pertama adalah Strada. Sesampainya distrada, saya beserta keponakan saya Jessica melanjutkan perjalanan ke Senayan,tapi belumlah jauh dari sekolah strada dimana saya menurunkan keponakan saya Joy,saya sadar kalo Air minum keponakan saya masih terbawa oleh saya, lalu saya berinsiatif untuk kembali dg berjalan kaki saja,krn jarak yg masih dekat. Namun Jessica menawarkan diri utk mengantarkan air minum untuk adiknya. Berselang sekitar 5 menit,Jessica tak kunjung. Kembali,akupun memutar balikkan motor menuju Strada dan ternyata air minum itu masih ada ditangannnya.
Rupanya dia sedikit takut utk masuk karena saat itu sudah bel masuk dan muurid2 sduah berkumpul dilapangan untuk kegiatan kepramukaan.

Singkat cerita,air minum tersebut diletakkan dikelasnya. Lalu kami pun melanjutkan perjalanan ke Senayan. Biasanya Jessika yang saya hentarkan ke sekolah terlebih dahulu,hanya saat ini keponakan saya akan mengambil nilai UAS olah raga disenayan sehingga lebih siang berangkatnya.

Melihat jalan yang tidak macet,ramai dan lancar saya bukannya ngebut tapi justru saya menikmati perjalanan saya dengan santai dan tidak terburu oleh waktu.
Ketika akan mendekati lampu merah seskoal (masih berjarak sekitar 200 meter) tiba-tba saya merasakan hentakan dari belakang motor yg membuat saya kaget dan kehilangan keseimbangan. Saya ingat sempat berteriak dalam nama YESUS lalu saya tak ingat apa2 lagi. Tiba-tiba saya spt merasa terseret krn rasa nyeri bagian muka saya dan saya hanya berteriak YESUS, YESUS. Saya tak ingat lagi bagaimana kondisi keponakan saya yg sedang saya bonceng.
Saya tidak tahu berapa lama saya terbaring dijalan raya,krn dari informasi yang ada saya dibiarkan untuk beberapa saat dan ketika saya sadar saya sudah ada di trotoar dalam keadaan pusing dan terlentang dan tangan kiri yang sakit.
Saya hanya mendengar keponakan saya meminta telpon saya,ketika saya sadar dan dengan refleks saya mengambil dari saku jaket yang saya gunakan dan setelah itu saya hanya terdiam,menyadari keadaan saya yang sudah berlumuran darah dan dikerumuni oleh orang-orang. Ketika saya mulai kuat dan saya didudukkan disisi trotoar sambil bersandar,saya melihat Keponakan saya yang shock dan saya juga tidak bisa berbuat banyak,hanya berdoa dalam hati. Bahkan ketika orang-orang meributkan kejadian dan motor yang lami pakai,saya tidak gubris karena memang keadaan saya yang tidak bisa berpikir saat itu.

Akhirnya keponakan saya dibawah ke UGD TNI AL seskoal dengan taksi dan kami mendapat perawatan pertolongan pertama.
Setelah dari UGD,kamipun kembali kerumah untuk beristirahat.
Siapa yang menabrak kami,saya sudah tidak tahu!!Yang saya tahu kini,saya masih dotolong oleh TUHAN,dan saya melepaskan pengampunan kepda orang tersebut,dan saya berterimakasih kepada orang2 yang sudah menolong kami ketika kecelakaan terjadi dan kepada keluarga yang tetap tabah menghadapi kejadian ini(jelas mereka smua shock n kaget) dan kepada sahabat2 semua atas doa dan perhatiannya.Terimakasih TUHAN,Engkau tidak tinggalkan ku sendirian!

Selasa, 06 September 2011


Jam 07.00 malam, esia aku berdering dan tertera nama tanteku. Dari Pembicaraan yang ada, aku dimintai tolong untukengantarkan ke Giant, karena ada yang harus dibeli yaitu Beras. Singkat cerita, aku dan tante sudah di Giant, itu berarti aku tidak jadi nonton Bola antara Indonesia dan Bahrain, bahkan sampai aku tulis ini, aku ga update, Indonesia menang atau kalah yach...??

He..he...,soalnya yang jadi fokus cerita ku bukanlah soal Bola, tapi tentang yang ga penting juga sih tapi kepikiran aja.
Ceritanya, sementara lihat barang barang diGiant alias main comot taruh lagi ditempatnya, aku bertemu seseorang.
Na...siapa dia...?
Itu dia, aku gak tahu, he he...!
Sebenarnya, bukan kali itu aja aku ketemu orang tersebut.
Kalo di ingat-ingat.....(ntar, aku coba mengingat lagi, he he he)
sekitar 3 or 4 kali aku ketemuan orang tersebut di Giant.
Harusnya aku GR kali yach, ups ini sih bukan Geer tapi Narsis, ha ha ha(intermezo saja :) )

Mengapa aku memikirkan orang tersebut......
itu dia yang jadi pertanyaan yang harus aku jawab.
Dia bukan wanita tapi kalo dilihat dari perawakan sih sepertinya sudah Bapak2 muda, usianya mungkin agak sedikit diatas aku kali yach????
Mana ku tehe, karena aku gak pandai dalam menebak usia. lagi pula gak penting kayaknya bahas usia?

Aku hanya memberikan senyuman, saat bertatap muka. Dan seingat saya lagi
dari pertemuan beberapa kali pertemuan yang ada, baru kali ini aku kasi senyuman manis ku, he he he(emang senymku maniskan, ha ha jangan muntah donk kalo merasa senyum ku ga manis )
SEbenarnya saya ingin menyapa dan mengobrol, tapi malu juga, dan sepertinya orang tersebut juga igin menyapa!

O yach, orang tersebut kerja di Giant. aku tahu dari seragam yang dipakainya.
Dan mungkin, dia adalah supervisor atau manager, karena ditangannya ada walkie talk buat kontek-kontek itu, he he (buat yang ga tw, kali aja ga ada yang tw, ha ha).

Yang pasti, orang tersebut buat aku kepikiran karena....
sepertinya aku mengenal orang tersebut
Dimana?
Di Komplek Perumahan Pesanggrahan, tempat kami tinggal dulu, spertinya sih. Tapi aku tidak yakin juga.
itu dia yang buat aku kepikiran.
selain itu, kemungkinan dia mengenal saya juga tapi saya nya yang agak sedikit super cuek dan berkesan menghindar, jadinya dia cuma bisa menatap saya, dan mungkin berpikir sama seperti saya??aku gak tahu juga, karena aku bukan paranormal, he he
Cuma yang aku merasa gak enak, dikira aku sombong dan lain sebagainya, dan nantinya orang tersebut salah sangkah.
Sebab, kalo pemikiran aku benar bahwa orang tersebut bertempat tinggal di PEsanggrahan Mas, maka orang tersebut mengenal benar papa saya dan adik-adik saya.
Lain halnya dengan aku.
Mengapa?
Karena, sejak Papa aku dan adik-adik aku tinggal di Pesanggrahan Mas, aku jarang sekali tinggal di tempat tersebut. Sehingga dalam beberpa kali kesempatan, waktu aku ada diPesanggrahan Mas, ada yang mengira aku Charly yaitu adik aku bahkan mereka berpikir aku kembarannya. Hmm, mikir kalo di bilang kembaran, karena perbedaan usia aku dan adikku terpaut cukup jauh.

Jadi itu dia yang buat aku kepikiran.....
memang tidak mengenal tapi sepertinya pernah bertemu, he he
dan sering melihat orang tersebut.
Kan, tidak enak, seandainya ketemu lagi dengan orang tersebut, tapi seakan-akan tidak mengenal!
Karena yang ku tahu, orang tersebut mengenal saya, atau setidak nya menganggap saya adalah charly atau tetangga yang pernah satu komplek.

Sangat penting memang kita bisa untuk saling mengenal...
setidaknya untuk saling sapa....agar bisa saling mengenal
Ceritanya aku ulang tahun tgl 2 September kemaren, hanya tidak ada perayaan atau acara special. Dan kebetulan Tante aku lagi kepingin buat Pancake, hanya saja pada hari Jumat tersebut, ada sedikit banyak kegiatan sehingga acara Pancakenya tidak jadi dan baru terlkasana pada Hari Minggu atau tepatnya pada Tgl 4.
Jadilah seberapa orang yang ada, dan memang tidak dibuat banyak dan mengundang banyak orang, karena memang ini juga serba mendadak.
berhubung ice creamnya cepat cair dan kita berebutan untuk mengkreasikan pancake kita maka yang ada bukanlah pancake ala hotel tau rumah makan ternama tapi pancake ala kadarnya,kwwwk.
yang seru adalah bagaimana kita saling berlomba dan mengejek, karena sudah jelas kita bukanlah orang yang biasa plating makanan dengan toping dan topengnya.
Disitulah letak keseruannya, sementara keponakan saya, Joy tidak menghiraukan ulah Oom tantenya yg repot berlomba...
dan tetap asik mengunya dan segera menghabiskan Pancake yang ada dipiringnya.
ha ha, ini dia kreasi aku yang ke dua

Jumat, 02 September 2011

Tiga puluh tiga tahun lalu, aku lahir di Surabaya,
Tidak banyak hal yang aku ingat tentang masa lucu-lucu ku
selain dari cerita yang aku dengar dari orang tuaku,
namun itu pun belum dapat aku membayangkan seperti apa diri ku sebenarnya.
Saat aku melihat, bayi bayi yang ada
aku berpikir, mungkin seperti itulah aku
gayaku, tingkah ku, kepolosanku, dan lain sebagainya.
Rasanya, hidup ini sungguh ajaib,
ya...dari masa kecil yang tak ku bayangkan
hingga sampai saat ini aku bertumbuh dan bukan lagi
Lucky yang lucu seperti yang aku lihat disekitar ku.
tapi, aku telah menjelma menjadi Lucky yang banyak belajar dari kehidupan
Mana yang baik dan buruk dan mana yang harus aku pilih dan lakukan.
aku harus mengakui juga, bahwa dalam perjalanan hidupku, tak selamanya yang aku hadapi adalah sesuai dengan keinginan dan doaku, bahkan sepertinya aku diperhadapkan pada kenyataan yang melebihi batas kemampuanku.

Namun satu hal yang pasti dan tak akan aku lupakan
bahwa hidup yang bisa aku jalani sampai sekarang ini, adalah hidup karena anugerah TUhan dan oleh karena Tuhanlah aku masih selalu bisa melihat dan mengalami pertolongannya yang ajaib.

Aku sadari bahwa tanpa Tuhan,aku tak bisa apa apa dan oleh karena Tuhanlah maka aku bisa selalu bersyukur dan tetap berusaha untuk menjalani hari-hari ku dengan taat kepada FirmanNya dan tak ingin ku berpaling dari KasihNYa yang nyata dalam hidupku.

Ya, sejak aku dilahirkan, aku adalah Lucky yang telah ada dalam rancangan Tuhan dan rancangan yang Tuhan buat bagi ku adalah rancangan yang luar biasa dahsyat.
Aku belum bisa menyelami semua rencanaNya, tapi dengan apa yang telah aku alami dalam perjalanan hidupku, maka ada banyak hal yang membuat aku mengerti dan sadar bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan aku.

Rabu, 24 Agustus 2011


Met pagi dunia.....
Pagi ini, rasanya masih ngantuk, ha ha ha...
Tapi itulah kenyataan yang ada, karena beberapa hari ini aku kurang istirahat dan pagi hari ini ,sebenarnya masih ada keinginan aku untuk istirahat. Namun untuk semenatara harus dipendam dulu keinginan itu....

Sungguh hari yang cerah di hari ini, dan aku belum punya rencana mw apa dan mau kemana? Yang pasti aku coba untuk mengikuti kata hati ku. Ya melakukan yang aku sukai, karena itu lah yang menjadi penghiburanku untuk bisa sellalu menikmati hidup ini.

Bukankah hidup ini harus dinikmati dan disyukuri......
Namun harus di ingat juga, karena untuk seringkali, kita menikmati hidu ini hanya untuk mengikuti keinginan hati dan hawa nafsu kita dan bukan keinginan TUHAN, sehingga yang sering terjadi, bukannya kita menikmati hidup ini tapi jusrtu kita diperhadapkan pada masalah yang terjadi karena kita salah dalam menikmati hidup ini.

Sahabat, hidup ini memang indah dan Tuhan memang menganugerahkan hidup ini untuk kita nikmati, tapi kita juga harus menyadari bahwa tidak semua hal yang ada dalam dunia ini bisa kita nikmati. Jadi, mari warnai hari ini dan buatlah hidup ini lebih berwarna dan menjadi lebih baik dari hari kemaren.

GOD Bless YOU all!

Leave Your Comments

Please "LIKE"this PAGE

Opini_saya dan Page Berbagi Renungan Harian

Blogroll